Kerugian Akibat Illegal Fishing Capai Rp1 Triliun

Kerugian Akibat Illegal Fishing Capai Rp1 Triliun

PONTIANAK – Kepala Dinas Kelauta dan Perikanan Provinsi Kalbar, Gatot Rudiono mengakui kerugian negara akibat pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Kalbar mencapai Rp 1 Triliun lebih.

“Sepanjang 20120 – 2013 saja sebanyak 164 kapal diamankan di Kalbar. Kapal itu diamankan di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya, Senin (3/2).

Ia mengatakan, kapal-kapal itu berasal dari Vietnam, Thailand, dan China. Sementara kapal yang inkrah di pengadilan melakukan ilegal fisihing dari Vietnam dan Thailand.

“Anak Buah Kapal (ABK) kita pulangkan negaranya dengan mengundang kedubesnya. Tetapi yang tetap kita masukan proses pengadilan nahkodanya,” ujarnya.

Gatot menjelaskan, untuk hasil tangkapannya ada dua jenis yang diproses. Ada protap apakah tangkapannya mengandung unsur berbahaya atau tidak. “Kalau kapal Vietnama ada formalin yang digunakan untuk tepung ikan, nah kalau sudah jelas formalin kita kubur tidak boleh diperjualbelikan. Kalau yang bagus dilelang untuk negara,” tuturnya.

Gatot menambahkan, kapal-kapal yang sudah rusak, bocor dan biaya perawatan tidak ada di seret Pulau Datuk untuk dijadikan rumpon.(kk)

Share Button
 

About the author: admin

 

 

No Comments

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>